Bukti Transaksi Intern dan Ekstern dalam Keuangan


Bukti transaksi intern atau internal ialah transaksi yang terjadi pada dalam perusahaan serta tidak berhubungan menggunakan pihak luar perusahaan.

menurut jurnal Pemanfaatan Bukti-Bukti Transaksi rumah Tangga menjadi Media Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Keuangan dan Praktik Akuntansi oleh Zahruddin serta Septi Yuniarti, setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan jasa selalu didukung sang bukti transaksi.

Bukti Transaksi Intern dan Ekstern dalam Keuangan

Bukti transaksi ialah dokumen atau catatan pertama kali yang mencatat atau merekam terjadinya transaksi uang. Seluruhnya menjadi asal pencatatan serta bukti tertulis pada lalu hari.

Setiap perusahaan yg menjalankan aktivitas bisnis, tidak terkecuali perusahaan jasa, membutuhkan suatu dokumen asli. Surat itu menjadi alat buat merekam semua transaksi yang terjadi.

Jenis Bukti Transaksi

terdapat dua jenis bukti transaksi intern dalam administrasi usaha dapat dilihat dari yang dipergunakan pada keuangan, yakni transaksi intern dan ekstern. ke 2 transaksi tadi memakai bukti-bukti transaksi, yakni faktur, kuitansi, nota kredit, nota debet, nota kontan, dan memo.

Faktur diberikan kepada pembeli menjadi bukti pembelian kredit, sedangkan tembusannya disimpan penjual menjadi bukti kredit. Kuitansi merupakan surat indikasi bukti pembayaran sejumlah uang yg dirancang sang si penerima uang.

Nota kredit adalah surat bukti terjadinya pengurangan piutang usaha karena pengembalian dampak kerusakan. Sedangkan nota debet merupakan surat bukti terjadinya pengurangan utang perjuangan karena ada pengembalian barang.

Nota kontan adalah bukti pembelian barang secara tunai yg dibuat sang penjual kepada pembeli. sehabis itu, memo adalah bukti transaksi yang dibuat sang pemimpin perusahaan yg berisi perintah atau catatan peristiwa yg ditujukan kepada anggota lain.

Selain itu, terdapat pula bukti transaksi lain yg dipergunakan dalam keuangan. pada antaranya adalah bukti transaksi intern (internal) dan bukti transaksi ekstern (eksternal). Simak penjelasannya berikut ini.

Bukti Transaksi Intern

Bukti intern (internal) merupakan bukti pencatatan buat transaksi yg terjadi pada dalam perusahaan itu sendiri. Bukti ini didesain buat kepentingan perusahaan sendiri dan tidak berhubungan menggunakan pihak luar perusahaan. misalnya, memo.

galat satu bukti transaksi intern adalah memo. Catatn itu didesain oleh manajer bagian pembukuan yang berkaitan dengan penyusutan aset permanen, pemakaian perlengkapan, penggunaan bahan baku, serta pengambilan barang.

Bukti Transaksi Ekstern

Bukti ekstern (eksternal) adalah bukti pencatatan buat transaksi yg terjadi antara perusahaan serta pihak lain di luar perusahaan. misalnya, pada hal pembelian barang, penerimaan piutang, pembayaran utang, dan lain sebagainya.

contoh bukti transaksi ekstern adalah faktur, nota, cek, kuitansi, bukti pengeluaran kas, bukti penerimaan kas, bukti penjualan, dan bukti pembelian.

Manfaat serta Fungsi Bukti Transaksi

dari buku siklus Akuntansi Perusahaan Jasa sang Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan, secara khusus bukti transaksi pada proses serta aktivitas akuntansi memiliki manfaat serta fungsi menjadi berikut:

  1. Bukti transaksi bisa mengetahui pihak yg bertanggung jawab atas terjadinya transaksi.
  2. Bukti transaksi menjadi media yang berisikan data gosip keuangan.
  3. Bukti transaksi sebagai dasar buat pencatatan akuntan.
  4. Bukti transaksi bisa mengurangi kemungkinan kesalahan menggunakan cara menyatakan transaksi dalam bentuk tulisan.
  5. Bukti transaksi dapat menghindari duplikasi pada pengumpulan data keuangan.

Apa yg dimaksud dengan bukti transaksi?

Dokumen atau catatan pertama kali yang mencatat atau merekam terjadinya transaksi uang. Seluruhnya menjadi asal pencatatan dan bukti tertulis pada kemudian hari.

Apa yg dimaksud menggunakan bukti transaksi intern?

Bukti pencatatan buat transaksi yang terjadi pada dalam perusahaan itu sendiri. Bukti ini dirancang buat kepentingan perusahaan sendiri serta tidak bekerjasama menggunakan pihak luar perusahaan.

Apa yg dimaksud menggunakan bukti transaksi ekstern?

Bukti pencatatan untuk transaksi yang terjadi antara perusahaan serta pihak lain di luar perusahaan. contohnya, pada hal pembelian barang, penerimaan piutang, pembayaran utang, dan lain sebagainya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *